STIPOL Wira Bhakti Wisuda ke-XXXIII

STIPOL Wira Bhakti menyelenggarakan Wisuda ke-XXXIII Tahun akademik 2021/2022. Wisuda tersebut dihadiri oleh Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Kinerja Perguruan Tinggi LLDikti Wilayah VIII Made Adi Kartika Yasa, S.T., wisuda tersebut dilaksanakan pada Jumat, 18 November 2022 di Prama Sanur Beach

Ketua Pokja Kinerja Perguruan Tinggi LLDikti Wilayah VIII Made Adi Kartika Yasa, S.T. dalam sambutannya mengatakan bahwa, Suatu keberhasilan tidak diukur dengan apa yang telah diraih, namun justru pada kegagalan yang telah dihadapi, dan keberanian yang membuat kita tetap berjuang melawan rintangan yang bertubi-tubi. Apa yang saudara raih sekarang adalah hasil dari usaha-usaha yang dilakukan terus menerus. Keberhasilan bukan sesuatu yang turun begitu saja. Bila yakin pada tujuan dan jalan yang diambil, maka harus memiliki ketekunan untuk berusaha. Ketekunan adalah kemampuan untuk bertahan di tengah tekanan dan kesulitan. Jangan hanya berhenti pada langkah pertama.

Yang memisahkan perahu dengan pantai harapan adalah topan badai, gelombang, dan batu karang. Yang memisahkan kita dengan keberhasilan adalah masalah yang menantang. Disitulah tanda kesejatian teruji. Hakikatnya perahu adalah berlayar menembus segala rintangan. Hakikat diri saudara adalah berkarya menemukan kebahagiaan.

Saat ini sebuah kehidupan baru setelah wisuda menanti, artinya keputusan yang saudara ambil bukan lagi tergantung pada pihak lain. Meminta saran dan pertimbangan boleh, namun keputusan tetap di tangan saudara sendiri. Sekarang sudah “dianggap” sebagai orang dewasa terlebih dengan gelar yang mengikuti di belakang nama. Artinya harus ada perubahan pola pikir, sehingga penuh pertimbangan dan keputusan yang diambil lebih bijak.

Selanjutnya kami berharap Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Wira Bhakti dapat melakukan reorientasi terhadap kurikulum, dengan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengambil mata kuliah di luar program studinya, misalnya di bidang teknologi informasi dan komunikasi, bahasa, sosial humaniora, dll. Hal ini diharapkan dapat memberikan bekal kepada lulusan Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Wira Bhakti dalam kaitannya dengan Literasi data, teknologi, dan humanities, serta mendukung program Kampus Merdeka.

Merdeka Belajar Kampus Merdeka merupakan terobosan dalam mentransformasi dunia Pendidikan Tinggi agar tetap relevan untuk menghadapi era society 5.0, dimana melalui program Kampus Merdeka diharapkan dapat terwujud pembelajaran yang otonom dan fleksibel sehingga tercipta budaya pembelajaran yang tidak mengekang dan inovatif. Sesuai Permendikbud Nomor 3 Tahun 2020, mahasiswa diberikan kebebasan untuk belajar 3 (tiga) semester di luar program studinya, tujuannya agar mahasiswa dapat menguasai berbagai bidang ilmu pengetahuan dengan bidang keahliannya, sehingga siap bersaing dalam dunia global. Besar harapan kami perguruan tinggi dapat menguatkan kolaborasi dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) dan berkolaborasi dengan Negara, serta mendorong mahasiswa untuk dapat berpartisipasi dalam program Kampus Merdeka

Wisuda merupakan puncak dari studi yang telah dilakukan oleh Mahasiswa/I, akan tetapi bukanlah merupakan akhir, melainkan awal untuk memasuki dunia baru kehidupan dengan tantangan yang lebih dinamis dan lebih kompleks. Tatkala menjadi Mahasiswa di lembaga pendidikan tinggi, tentu ruang lingkup tantangan yang dihadapi masih relatif terbatas, jika dibandingkan dengan tantangan di lingkungan ranah kehidupan bermasyarakat. Oleh karena itu, setelah diwisuda jangan berhenti belajar dan menyerap ilmu pengetahuan dan teknologi yang berkembang begitu sangat cepat dan pesat.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *