LLDikti Wilayah VIII mendukung gerakan Kebaya Goes To UNESCO

LLDikti Wilayah VIII mendukung gerakan Kebaya Goes To UNESCO. Komunitas Perempuan Berkebaya Indonesia (PBI) Provinsi Bali yang disupported oleh Taman Satwa Tabanan (TASTA) ZOO menyelenggarakan Parade Kebaya Indonesia “Budaya Berkebaya Di Alam Satwa” yang di meriahkan oleh beberapa kegiatan seperti UMKM, Lomba dan Hiburan. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 20 Oktober 2022 di TASTA ZOO (Taman Satwa Tabanan) Br. Tegeh, Angseri, Kec. Baturiti, Kab. Tabanan – Bali,

Kepala LLDikti Wilayah VIII Dr I Gusti Lanang Bagus Eratodi menjelaskan bahwa, Budaya berkebaya di satwa merupakan salah satu penerapan tri hita karana. Budaya berkebaya ini terus berlanjut ia meyakin kebaya akan terus kita gunakan dan lestarikan.

Berkebaya di perguruan tinggi juga merupakan satu konsep dengan adanya himbauan gubernur bali  setiap hari selasa kita diwajibkan menggunakan endek ini kita sandingkan pria pakai endek sedangkan perempuan pakai kebaya.

“Kita harapkan hari selasa merupakan hari melestarikan budaya,”ucapnya.

Ketua Dharma Wanita LLDikti Wilayah VIII I Gusti Ayu Ngurah Eva Intan Swandhewi mengatakan bahwa, Dharma Wanita LLDikti sangat mendukung dari himbauan kepala LLDikti Wilayah VIII untuk setiap hari selasa menggunakan pakaian kebaya untuk aktifitas kita sehari- hari baik kerja maupun di rumah tangga. Contohnya seperti saat menjemput anak-anak sekolah bisa menggunakan kebaya sehingga bisa dilihat oleh masyarakat dan dunia juga bisa melihat bahwa kebaya adalah memang betul merupakan warisan budaya Indonesia sehingga nanti bisa di daftarkan ke UNESCO itu merupakan dukungan kita di dharma Wanita.

“Setiap kita melakukan kegiatan dharma Wanita selalu menggunakan kebaya contohnya seperti kegiatan arisan rutin serta saat melakukan kegiatan kunjungan ke pantai jompo juga memakai kebaya,”ucapnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *