Surat Edaran Kepala LLDikti Wilayah VIII Tentang Penggunaan Penomoran Ijazah Nasional (PIN)

Yth.  Pimpian Perguruan Tinggi di lingkungan LLDikti Wilayah VIII

Memperhatikan: 

  1. Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2022 tentang Ijazah, Sertifikat Kompetensi, Sertifikat Profesi, Gelar, Dan Kesetaraan Ijazah Perguruan Tinggi Negara Lain;
  2. Surat Edaran Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi tentang Nomor: 700/B/SE/2017 tanggal 12 Desember 2017 tentang Penggunaan Penomoran Ijazah Nasional dan Sistem Verifikasi Ijazah Secara Elektronik.

Bersama ini kami sampaikan hal-hal sebagai berikut :

  1. Pada tahun 2020 terdata 1.192 lulusan PTS di lingkungan LLDikti Wilayah VIII yang telah menggunakan PIN;
  2. Bulan Januari 2021 terdata 1.283 lulusan PTS di lingkungan LLDikti Wilayah VIII yang telah menggunakan PIN;
  3. Bulan Januari 2022 sampai dengan 14 Juni 2022 dari 114 PTS di lingkungan LLDikti Wilayah VIII terdata baru 48 PTS dengan 479 lulusan telah menggunakan PIN;
  4. PIN dan Sistem Verifikasi Ijazah secara elektronik mulai diterapkan di Perguruan Tinggi tanggal 29 Desember 2020 atau 2 (dua) tahun sejak Permendikbudristek Nomor 6 Tahun 2022 di undangkan;
  5. Berdasarkan Permendikbudristek Nomor 6 Tahun 2022 Pasal 4 Ayat 2, Ijazah memuat:
    1. nomor Ijazah nasional;
    2. lambang perguruan tinggi;
    3. nama perguruan tinggi;
    4. nomor keputusan akreditasi perguruan tinggi dan/atau program studi;
    5. program Pendidikan Tinggi;
    6. nama program studi;
    7. nama lengkap pemilik Ijazah;
    8. tempat dan tanggal lahir pemilik Ijazah;
    9. nomor pokok mahasiswa;
    10. nomor induk kependudukan bagi mahasiswa warga negara Indonesia atau nomor paspor bagi mahasiswa warga negara asing;
    11. gelar yang diberikan beserta singkatannya;
    12. tanggal, bulan, dan tahun kelulusan;
    13. tempat, tanggal, bulan, dan tahun penerbitan Ijazah;
    14. nama dan jabatan pimpinan perguruan tinggi yang berwenang menandatangani Ijazah;
    15. stempel perguruan tinggi; dan
    16. foto pemilik Ijazah.
  6. Berdasarkan Permendikbudristek Nomor 6 Tahun 2022 Pasal 8 Ayat 2, Sertifikat Kompetensi memuat:
    1. nomor Sertifikat Kompetensi;
    2. lambang dan nama perguruan tinggi;
    3. lambang dan nama organisasi profesi, lembaga pelatihan, atau lembaga sertifikasi terkait;
    4. nama program studi;
    5. nama perguruan tinggi dan organisasi profesi, lembaga pelatihan, atau lembaga sertifikasi terkait;
    6. nama lengkap pemilik Sertifikat Kompetensi;
    7. tempat dan tanggal lahir pemilik Sertifikat Kompetensi;
    8. tanggal, bulan, dan tahun kelulusan uji kompetensi;
    9. model sistem pengujian; dan
    10. area kompetensi lulusan.
  7. Ijazah yang di terbitkan Perguruan Tinggi wajib disertai dengan Surat Keterangan Pendamping Ijazah yang selanjutnya disingkat SKPI (Permendikbudristek Nomor 6 Tahun 2022 Pasal 17). SKPI adalah dokumen yang memuat informasi tentang Pemenuhan Kompetensi Lulusan dalam suatu Program Pendidikan Tinggi dan Transkrip Akademiknya.
  8. Untuk menghidari hal-hal yang tidak diinginkan dikemudian hari, Perguruan Tinggi wajib melakukan pemeriksaan data eligible PIN secara periodik, minimal 6 (enam) bulan sebelum yudisium. Apabila terdapat data mahasiswa yang tidak eligible, agar melakukan perbaikan pelaporan melalui fitur Pembukaan Periode Pelaporan melalui laman pddikti.kemdikbud.go.id, dan memenuhi semua persyaratan sesuai Surat Edaran Kepala LLDikti Wilayah VIII Nomor : 0086/L8/TI/2019 tanggal 11 Januari 2019 tentang Usulan Pembukaan Periode Pelaporan;
  9. Jika terdapat kekeliruan dalam pemadanan/pemasangan PIN, dapat mengirimkan surat permohonan reset pemasangan PIN dengan mencantumkan Nama Prodi, Kode Batch, Jumlah Pemasangan, dan alasan dilakukan reset. Surat permohonan dan data batch PIN yang akan di-reset, dikirim ke alamat pos elektronik: sikerjasama.lldiktiviii@kemdikbud.go.id;
  10. Selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) hari sebelum wisuda, Data Yudisium, file excel hasil pemadanan/pemasangan PIN dan Status Lulus di PDDIKTI, disampaikan kepada LLDikti Wilayah VIII melalui alamat pos elektronik: kemahasiswaan.lldiktiviii@kemdikbud.go.id;
  11. Untuk lulusan mulai 1 Januari 2021, apabila Perguruan Tinggi ingin mendaftarkan PIN, maka data isian PIN mahasiswanya harus memenuhi ketentuan sesuai Permendikbud Nomor 3 tahun 2020 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi, maka untuk itu setiap lulusan agar dihimbau untuk memeriksa data secara mandiri pada Sistem Verifikasi Ijazah Secara Elektronik (http://ijazah.Kemdikbud.go.id/);
  12. Pedoman PIN dan SIVIL dapat diunduh pada laman https://pin.Kemdikbud.go.id/pin/panduan-PIN-ver-panduan.pdf;
  13. Informasi lebih lanjut dan pertanyaan terkait PIN melalui aplikasi SIGAP pada laman http://sigap.pddikti.Kemdikbud.go.id.

Atas perhatian dan kerja sama yang baik kami sampaikan terima kasih.

Plt. Kepala

I Nengah Dasi Astawa

Unduhan:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *