Rapat Koordinasi Pembangunan Sistem Statistik Nasional di Perguruan Tinggi Swasta Se- Provinsi Bali

Badan Pusat Statistik Provinsi (BPS) Bali menyelenggarakan kegiatan Rapat Koordinasi Pembangunan Sistem Statistik Nasional di Perguruan Tinggi Swasta Se- Provinsi Bali. Dalam rapat koordinasi tersebut juga berlangsung penandatanganan Nota Kesepahaman tentang Pembinaan, Pengembangan Statistik dan Kerja Sama Tri Dharma Perguruan Tinggi antara BPS Provinsi Bali dengan LLDIKTI Wilayah VIII. Kegiatan ini dilaksanakan di Grand Inna Beach pada Selasa, 7 Desember 2021.

Sambutan Kepala BPS Provinsi Bali Hanif Yahya S,Si,.M,Si menjelaskan bahwa, Sistem Statistik Nasional adalah suatu tatanan yang terdiri dari unsur-unsur kebutuhan data statistik, sumber daya, metode, sarana dan prasarana, ilmu pengetahuan dan teknologi, perangkat hokum, dan masukan dari Forum Masyarakat Statistik yang secara teratur saling berkaitan, sehingga membentuk totalitas dalam penyelenggaraan statistik.

Badan Pusat Statistik (BPS) sebagai leading sector dalam pengembangan statistik memiliki peran penting dalam peningkatan kapasitas dan kapabilitas SDM pengelola data statistik. Hal tersebut sesuai dengan UU No 16 Tahun 1997 tentang Statistik, yang mewajibkan BPS memberikan pembinaan statistik kepada Kementerian/Lembaga/Satuan Kerja Perangkat Daerah/Institusi Lainnya. “Nota Kesepahaman ini dibuat dengan maksud untuk digunakan sebagai dasar melakukan kerja sama dalam rangka mewujudkan Satu Data Indonesia dan Tri Dharma Perguruan Tinggi,”ucapnya.

Diharapkan terwujud koordinasi yang lebih intensif antara BPS dengan PT Swasta di se Provinsi Bali, salah satu wujud konkritnya  bisa diwujudkan Pojok Statistik di di lingkungan kampus. Tujuan utama dari pembentukan Pojok Statistik ini adalah meningkatkan literasi data statistik melaluipenyelenggaraan layanan dan promosi yang optimal khususnya untuk segmen akademisi.

“Manfaat dari Pojok  Statistik bagi Perguruan Tinggi adalah Memperoleh layanan statistik yang lebih dekat, Peningkatan Literasi Statistik, Peningkatan kemampuan penggunaan dan pemanfaatan hasil statistik, Peningkatan Lembaga pengabdian mahasiswa ke masyarakat di dalam pemanfaatan hasil statistik,”ucapnya.

Sambutan Kepala LLDIKTI Wilayah VIII Prof Dr I Nengah Dasi Astawa,M.Si menjelaskan bahwa, Inti dari MOU ini seluruh Perguruan Tinggi menyiapkan ruangan tempat statistik. Sehingga tidak perlu datang ke BPS Provinsi Bali. Data statistik bisa langsung diambil di ruangan statistik perguruan tinggi masing-masing.

“Perguruan Tinggi yang hadir sekarang ini cepat siapkan ruangan. Makan Ketupat Ikan Gabus Semakin Cepat Semakin Bagus. Jangan di tunda-tunda siapkan ruangan dan undang BPS Provinsi Bali agar segera diisi dokumen-dokumen yang penting dan di butuhkan oleh mahasiswa. Sehingga mempermudah untuk mencari data yang diperlukan.  Tidak ada dosen, mahasiswa, tenaga pendidik yang datang ke BPS Provinsi Bali lagi untuk cari data itu lah ekstensi dari kalaborasi sehingga secara tidak langsung bapak-ibu telah melaksanakan merdeka belajar kampus merdeka,”ucap Prof Dasi.

#lldiktibali #lldikti8 #BPSBali #Statistik #PojokStatistik #RapatKoordinasi #PerguruanTinggiBali #PTSBerprestasi

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *