agustus-05
slider 2-04
TAHUN BARU-01
slider 2020-02

Wisuda Ke-67, Unwar Lepas 1.121 Wisudawan Secara Hybrid

Serangkaian perayaan puncak Dies Natalis ke-37, Universitas Warmadewa (Unwar) menggelar upacara Wisuda ke-67, Jumat (17/9) ini. Sebanyak 1.121 lulusan dilepas secara hybrid (offline dan online) oleh Rektor Unwar, Prof. dr. Dewa Putu Widjana, DAP&E., Sp.ParK. Hanya perwakilan lulusan terbaik masing-masing Fakultas yang akan diwisuda secara langsung dengan penerapan protokol kesehatan (prokes) ketat yang dipusatkan di Auditorium Widya Sabha Uttama Kampus Unwar. Dengan dilepaskan 1.121 orang lulusan ini, maka saat ini Unwar memiliki alumni sebanyak 35.789 orang, dengan jumlah mahasiswa aktif sebanyak 12.197 orang.

Sambutan Kepala LLDIKTI Wilayah VIII Prof Dr I Nengah Dasi Astawa, M.Si menjelaskan bahwa, pengelola Perguruan Tinggi disamping dituntut secara terus menerus meningkatkan kualitas, juga dituntut untuk mampu berubah pola pikir (mindset) mahasiswa selama mengikuti pendidikan. Mahasiswa wajib mampu melakukan berbagai improvisasi yang mengarah kepada hal-hal yang inovatif, produktif dan efektif, sehingga mereka menjadi tunas-tunas muda yang dinamis, progresif dan mandiri.

“Tanda-tanda itu akan terlihat berorientasi pada pekerjaan atau job seeker, tetapi lebih diarahkan atau job creater. Pergeseran paradigma lulusan Perguruan Tinggi tidak menambah angka pengangguran, baik ditingkat lokal maupun nasional,”ucap Prof Dasi

Rektor Unwar, Prof. Widjana, menjelaskan bahwa sebanyak 1.121 orang lulusan yang diwisuda terdiri dari Program Pascasarjana 77 orang, Fakultas Hukum 121 orang, Fakultas Ekonomi dan Bisnis 457 orang, Fisip 56 orang, Fakultas Sastra 55 orang, Fakultas Pertanian 37 orang, Fakultas Teknik dan Perencanaan 237 orang, dan FKIK 81 orang. Prestasi/outpout akademik untuk lulusan Magister, yaitu tamat tepat waktu 70 orang (90,91%), rata rata IPK: 3,78, rata-rata masa studi 1,98 tahun, penyelesaian Tugas Akhir kurang dari 6 bulan 64 orang (84,21%). Untuk program Sarjana lulusan tepat waktu 835 orang (79,98%), rata rata IPK: 3,47, rata rata masa studi 4,09 tahun dan penyelesain Tugas Akhir kurang dari 6 bulan 807 orang (78,20%).

“Dilihat dari capain output bidang pendidikan ini sudah jauh diatas standar nasional, bahkan semuanya berada pada bobot nilai tertinggi skala empat. Namun kalau hanya dari output ini masih belum cukup unutuk menilai kualitas lulusan dan perlu diperkuat dengan hasil tracer study. Dari hasil Tracer Studi yang kami laukuan pada tahun 2021 ini didapatkan masa tunggu lulusan 4,37 bulan, rata-rata gaji Rp 3.027.000, dan kesesuaian bidang kerja mencapai 62,32 persen,” ungkap Prof. Widjana.

Prof. Widjana, mengatakan untuk meningkatkan kualitas lulusan di masa pendemi Covid-19 ini, mutu pembelajaran terus ditingkatkan. Seperti, pengendalian pembelajaran dimonotoring melalui Sistem Informasi Akademik. Selain itu, seluruh dosen juga diwajibkan menggunakan LMS (Learning Manajement System) dengan aplikasi Moodle System, untuk memudahkan pengawasan dalam meningkatkan mutu pembelajaran. Apalagi, LMS Unwar sudah link dengan SPADA (Sistem Pembelajaran Daring) Kemendikbudristek. Bahkan, untuk mendukung pembelajaran daring ini semua mahasiswa diberikan kouta untuk internet masing-masing Rp 200.000 setiap orang untuk pada semester ganjil 2021/2022.

Di masa pendemi Covid-19 ini, sejumlah prestasi akademik maupun non akademik diraih oleh mahasiswa pada semester ini, baik ditingkat regional, nasional maupun internasional. Diantaranya, juara I Nasional karya tulis ilmiah, karya ilmiah populer, poster, dan presentasi. Juara I Nasional lomba dharma wacana, juara I Nasional Kompetisi Essay Sisster 2021, dan juara nasional lainnya. Sedangkan prestasi non akademik, diantaranya Juara I Internasional 3rd BCS World Virtual Choir Festival, Juara III Nasional Pantasi FK Unnes kategori Shooting Freestyle (Pa) dan Juara III Nasional Pantasi FK Unnes kategori Shooting Freestyle (Pi).

Berkaitan dengan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), dikatakan bahwa Unwar telah memenangkan beberapa hibah kompetisi. Seperti, Program Kompetisi Kampus Merdeka dengan jumlah dana Rp 2.844.849.000 untuk tahun pertama dan akan berlangsung selama 3 tahun, COE (Center Of Excellence) Program Studi Peternakan Rp 173.226.000, Program bantuan kerjasama Kurikulum dan implementasi MBKM Program Studi Administrasi Negara Rp 64.599.000, PHP2D BEM Fakultas Pertanian dan KSR PMI Rp 60.000.000, Matching Fund dari Fakultas Petanian Rp.493.333.333, Bantuan PPPTV-PTS Rp. 398.000.000, dan Wirausaha Mandiri Rp.13.500.000. Sehingga total kompetisi hibah yang didapatkan sebesar Rp 4.047.507.333.

Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Propinsi Bali, Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si., mengatakan pihaknya selalu berkomitmen untuk terus mengembangkan lembaga agar unggul dalam menghadapi tantangan global sesuai visi Unwar “bermutu, berwawasan ekowisata, dan berdaya saing global pada tahun 2034”. Dengan berlandaskan Sapta Bayu sebagai Spirit Sri Ksari Warmadewa, Yayasan selalu proaktif dalam pengelolaan sumber daya secara sistematis dan terencana dengan di dukung Sistem Informasi Manajemen berbasis Informasi Teknologi secara online, terutama dalam mendukung program MBKM.

Pada kesempatan ini, Wisnumurti berharap kepada para lulusan agar hadir sebagai social change di tengah-tengah masyarakat, memiliki berkarakter Sapta Bayu, kritical thinking, cerdas, inovatif, solutif dan profesional. Sebab, Hanya dengan keunggulan yang dimiliki, para lulusan akan mampu mengembangkan potensi dan memenangkan kompetisi guna meraih cita-cita.

Tim Humas Unwar

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *