Slider

Merdeka Belajar – Kampus Merdeka

Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kemdikbud menyelenggarakan Kegiatan Sosialisasi Kebijakan Program Merdeka Belajar – Kampus Merdeka melalui virtual meeting dilaksanakan pada Jum’at, 19 Juni 2020

Kepala LLDIKTI Wilayah VIII Prof Dr I Nengah Dasi Astawa, M.Si dalam sambutannya menyampaikan bahwa, program Kampus Merdeka merdeka belajar bagi mahasiswa yang diperkenalkan oleh Nadiem Anwar Makarim, B.A., M.B.A. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia kepada Perguruan Tinggi. Program ini memberikan kebebasan bagi civitas akademika khususnya mahasiswa.

“ini adalah berkah, namun masih perlu ada yang kita perhatikan terutama di LLDIKTI Wilayah VIII. Kampus Merdeka merdeka belajar saat ini kami belum bisa melihat keunggulannya karena begitu kita akan terapkan dan menjalankan di operasional tapi ternyata kita dihadapi dengan pandemi covid-19. Sehingga secara faktual secara rill belum kita temukan adanya hambatan yang ditemukan di dalam lapangan,” ucap Prof Dasi.

Secara konsep informasi yang di sampaikan kepada pimpinan perguruan tinggi hampir semua sudah mempersiapkan mahasiswanya untuk menjadi bagian dari program Kampus Merdeka merdeka belajar. Program ini akan mempercepat kemampuan mahasiswa tidak hanya menjadi cakap di bidang intelektual, bidang emosinal, bidang spiritual.

“Panutan Perguruan tinggi dengan program ini adalah memiliki apa yg di sebut dengan kompetesi, pengalaman dan adanya pertukaran mahasiswa. Mahasiswa akan melakukan Job Training, internship dan sejenisnya. Maka akan terpupuk kecakapan keterampilannya bagus, Konsep Skill Bagus, Lalu Desain Skill, Managerial Skill, Teknik Skill, Job Skil, Spritual Skill. Hal itu akan terbangun dalam interaksi di luar kampus dimana mahasiswa itu kuliah berada di luar kampus. Artinya tiga semester boleh ada di luar prodi satu semester di lingkungan kampus. Tentunya ini adalah breakthrough yang sangat luar biasa yang sangat memberikan inspirasi civitas akademik di era indrustri 4.0,” jelas Prof Dasi.

Prof Dasi sangat percaya jika tidak ada pandemi covid-19 ini maka program ini akan menjadi salah satu program unggulan dan favorit. Khusus Perguruan Tinggi hal ini memberikan kelenturan bagi mahasiswa dan penyesuaian diri secara mudah dan cepat pada seluruh civitas akademik yang akan melahirkan manusia unggul, maju dan bersaing.
“Generasi ini yang sebagai sumber dan modal dalam pembangunan bangsa kita yang ingin maju dan berkembang di masa yang akan datang,” ujar Prof Dasi.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *