Slider

Puncak HUT Ke- 38, LLDIKTI Ajak Perguruan Tinggi Apel Bersama

Puncak Hut Ke- 38, LLDIKTI Wilayah VIII menyelenggarakan Apel Bersama dengan Perguruan Tinggi. Apel ini diikuti oleh perguruan tinggi khususnya wilayah Kota Denpasar, Kabupaten Badung dan Kabupaten Tabanan yang ada di lingkungan LLDIKTI Wilayah VIII, dilaksanakan pada Jumat, 21 Februari 2020 di Halaman Kantor LLDIKTI Wilayah VIII.

Sambutan Kepala LLDIKTI Wilayah VIII Prof Dr I Nengah Dasi Astawa, M.Si menjelaskan bahwa, pencapaian LLDIKTI Wilayah VIII yang terbaik sepanjang sejarah yang pertama tahun ini menghasilkan 8 prodi yang terakredasi A. Kedua adalah tahun ini menghasilkan 7 guru besar, yang merupakan pencapain yang luar biasa. “Hal ini yang biasanya sangat sulit. Tahun depan pun saya berpikir relatif keras untuk memotivasi para doktor ini untuk menjadi guru besar,”ucap Prof Dasi.

Pencapain yang ketiga adalah 365 kali naik jabatan fungsional (Jafung) tanpa adanya penundaan. “Jika ada yang tidak naik pangkat itu bukan kesalahan saya,” ucap Prof Dasi.
Keempat adalah pencapaian penyerapan anggaran mencapai 99,51%.

“Penyerapan mencapai itu artinya Kabag kasub bag dan sekretaris total melayani bapak dan ibu. Tidak ada dana yang tidak di pertanggungjawabkan. Saya control terus sehingga pencapaian ini,” ujar Prof Dasi.

Kelima adalah di tahun 2020 ini LLDIKTI Wilayah VIII akan menerapkan “Layanan Super Prima”. “Layanan Super Prima artinya jika ada perguruan tinggi yang meminta rekomendasi administratif begitu nomer suratnya muncul lewat WhatsApp saya akan buatkan surat jika sudah, suratnya datang, rekomendasi datang. Perubahan yang progresif dan mengarah luar biasa ini kalau bapak ibu tidak gunakan tentu saja salahnya bukan kami,”tegas Prof Dasi.

Prof Dasi berharap, di HUT ke -38 ini tentunya semakin dewasa dan progressif dan pelayanan LLDIKTI Wilayah VIII akan di upayakan terus semakin meningkat “kami adalah Lembaga layanan yang harus memberikan bagaimana pada stakeholder supaya mereka merasa memiliki terhadap pelayanan kita, terhadap kantor kita, supaya mereka lebih bergeraknya lebih cepat dalam meningkatkan kwalitas,”harapnya.

“Melalui HUT ini kita bisa saling berinteraksi di antara pimpinan di antara para dosen dan saling mengenal. Sehingga bagi kami, para dosen bisa menambah pengalaman saling bertukar pikiran untuk kedepan apa yang memang bisa di kalaborasikan untuk saling kerja sama,”ucap Gede Sedana.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *