Slider

Sosialiasi Instrumen Akreditasi Program Studi (IAPS) Versi 4.0

Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah VIII bersama Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi BAN – PT menyelenggarakan kegiatan bimbingan teknis peningkatan akreditasi institusi sekaligus sosialiasi instrumen akreditasi program studi (IAPS) versi 4.0 kegiatan ini berlangsung di Aula Bima, kantor LLDIKTI Wilayah VIII pada Senin, 27 Mei 2019.

Kegiatan ini dibuka oleh Sekretaris LLDIKTI Wilayah VIII Ir Anak Agung Ngurah Rai Indra Wardana,M.T. dalam sambutannya menjelaskan bahwa Sosialisasi IAPS versi 4.0 ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang IAPS versi 4.0 yang mencakup Pengenalan Laporan Evaluasi Diri (LED) dan Laporan Kinerja Program Studi (LKPS).

Penilaian IAPS versi 4.0 bukan hanya terbatas pada input, proses, dan output saja, tetapi penilaian instrumen akreditasi harus berbasis data dan berbasis outcome. Untuk itu, perguruan tinggi agar cepat dan tanggap terhadap perubahan-perubahan aturan tentang akreditasi.

LED dan LKPS fokus pada pengembangan perguruan tinggi. LED harus memuat 9 kriteria akreditasi yang meliputi kriteria: 1) Visi, Misi, Tujuan, dan Strategi, 2) Tata Kelola, Tata Pamong, dan Kerja Sama, 3) Mahasiswa 4) Sumber Daya Manusia 5) Keuangan, Sarana, dan Prasarana 6) Pendidikan, 7) Penelitian, 8) Pengabdian kepada Masyarakat, dan 9) Luaran dan Capaian Tridharma.

“Sesuai dengan Permenristekdikti No 32/2016, BAN-PT mengembangkan instrumen akreditasi yang relevan dengan pengembangan sektor pendidikan tinggi di Indonesia dan mengikuti perkembangan global,”jelas Sekretaris LLDIKTI Wilayah VIII.

Menurutnya, LLDIKTI Wilayah VIII Dalam Peningkatan Akreditasi PT Kedepan yaitu pertama Meningkatkan kualitas Kelembagaan PT melalui Pelatihan Penjamu, Bimtek Penjamu, seperti Penyusunan Dokumen SPMI maupun SPME, Peningkatan Kerjasama perguruan tinggi dan Monev PT.

Kedua, Meningkatkan Kualitas SDM PT seperti Pemenuhan ratio dosen dengan mahasiswa, Mendorong peningkatan jumlah jenjang pendidikan dosen PT melalui tugas belajar/ijin belajar. Memfasilitasi peningkatan jumlah jabatan akademik dosen PT dari AA ke Lektor, Lektor ke LK, LK ke Profesor. Ketiga, Mendorong dan memfasilitasi Jumlah Kinerja Penelitan, PKM dan jumlah artikel ilmiah terindek per dosen dan kinerja Inovasi pada PT. Keempat, Memfasilitasi peningkatan kinerja kemahasiswaan, seperti peningkatan Program Kreatifitas Mhs, dan Kompetisi penalaran mahasiswa (On-MIPA dan NUDC).

Dalam kegiatan ini sebagai narasumber adalah Saefudin Nirwan, S.Kom, M.Kom. dan Prof. Dr. Johny Wahyuadi Sudarsono.humas/L8

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *