Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Administrator dan Jabatan Pengawas di LLDIKTI Wilayah VIII Bali-NTB
Wednesday, 3 October 2018 16:11

LLDIKTI Wilayah VIII Bali dan NTB melaksanakan Pelantikam dan Pengambilan Sumpah Jabatan Administrator dan Jabatan Pengawas. Pelantikan diselenggarakan di Aula LLDIKTI Wilayah VIII, Penatih Denpasar pada  3 Oktober 2018.

Prof Dr I Nengah Dasi Astawa,M.Si saat memberikan sambutan

Kepala dan Sekretaris LLDIKTI wilayah I sampai dengan XIV sudah dilantik di Kementerian Ristekdikti, Jakarta pada tanggal 26 Juli 2018 dengan Prof. Dr. I Nengah Dasi Astawa, Msi sebagai Kepala LLDIKTI wilayah VIII dan Ir. A.A.N. Rai Indra Wardana, MT sebagai Sekretaris. Selanjutnya berdasarkan SK Menristetdikti No. 539/A.A2/KPT.KP/2018 diangkat pejabat Administrator di lingkungan LLDIKTI wilayah VIII.

Foto bersama usai  Jabatan Administrator dan Jabatan Pengawas

LLDIKTI Wilayah VIII (Bali – NTB) merupakan LLDIKTI type B dengan tiga Jabatan Administrator yaitu Drs. I Wayan Suarjaya, MAP sebagai Kepala Bagian Umum, Sementara Drs. I Made Gunawan Swarnaya sebagai Kepala Bagian Kelembagaan dan Sistem Informasi. I Made Kresnawan, SE, MM sebagai Kepala  Bagian Akademik dan Kemahasiswaan dan Sumber Daya. Berdasarkan SK Menristetdikti No. 566/A.A2/KPT.KP/2018 Jabatan Pengawas/Kasubbag ada tujuh yang  ditempati oleh I Gusti Ayu R. Rumanti, SE sebagai Kasubbag Perencanaan dan Penganggaran; I Ketut Sujana Ssos.MM, sebagai Kasubbag Hukum, Kepegawaian dan Tata Laksana, Dra. Putu Anggraeni Sri Adnyani MM sebagai Kasubbag Tata Usaha dan BMN; Drs. I Gede Githa Dharma Husada, MSi sebagai Kasubbag Kelembagaan; I Made Adi Kartika Yasa, ST sebagai Kasubbag Sistem Informasi dan Kerjasama; Drs. I Wayan Sudarma, Ssos, MAP sebagai Kasubbag Akademik dan Kemahasiswaan;  dan  Pande Putu Suayadinata, Ssi, Mpar. sebagai Kasubbag Sumber Daya.

Menurut Kepala LLDIKTI Wilayah VIII Prof. Dr I Nengah Dasi Astawa,M.Si, Sekarang LLDIKTI Wilayah VIII menjadi fasilitator yang identik dengan melayani. LLDIKTI Wilayah VIII harus mampu memberikan layanan yang maksimal menyenangkan dan menyejukan sehingga tamu ketika kembali ke kantor semuanya tersenyum karena puas dengan pelayanan yang diberikan. ”Upayakan semua masalah diselesaikan walaupun tidak diselesaikan secara faktual tapi minimal yang datang minta pelayanan itu puas dan diberikan solusi, alternatif terhadap pelayan termasuk di luar jam kantor,”tegasnya.